Belajar di Rumah Menyenangkan

Demi mendukung program belajar di rumah sesuai dengan himbauan pemerintah tentang pembatasan sosial di bidang pendidikan, maka Sekolah Alam Pacitan merancang kegiatan yang menyenangkan untuk anak-anak. Kami mencoba untuk memberikan panduan kepada anak-anak selama di rumah agar kegiatan belajar yang dilakukan tetap selaras dengan pembelajaran di sekolah. Meskipun tetap harus ada penyesuaian dengan kondisi rumah atau keluarga masing-masing.

Jika di sekolah anak-anak memiliki checklist kegiatan harian sebagai panduan maka di rumah pun kami membuatkan checklist. Orang tua dapat mendiskusikan dengan anak mengenai checklist yang dibagikan oleh guru kelas, sehingga dapat disesuaikan dengan kesepakatan antara orang tua dan anak.

Penyelarasan kegiatan di rumah dan di sekolah ini penting agar anak-anak tidak lupa dengan pembiasaan yang telah dilakukan di sekolah. Seperti kegiatan pagi mulai dari merawat tanaman, ternak kemudian membersihkan ruangan. Checklist ini membantu anak-anak untuk mengingat apa saja kegiatan harian mereka termasuk kegiatan beribadah, seperti sholat wajib, sholat dhuha, mengaji dan menghafal surat-surat pendek. Pembiasaan keterampilan hidup juga tetap kami perhatikan, karena keterampilan hidup menjadi modal utama bagi anak-anak ketika dewasa nanti.

Selama belajar di rumah anak-anak tetap mengerjakan worksheet dari guru kelas. Worksheet yang diberikan meliputi tugas tematik, matematika, muatan lokal atau agama. Guru memberikan tugas kepada anak-anak tidak semata-mata diminta untuk mengerjakan soal yang ada di buku saja namun worksheet yang diberikan harus dikemas sedemikian rupa agar menjadi menarik. Misalnya worksheet matematika yang berbentuk teka teki silang, kemudian menggunakan soal-soal yang berbentuk permainan sederhana. Untuk mengontrol apakah anak-anak sudah mengerjakan tugas atau belum biasanya guru kelas mengadakan sesi video call sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati. Sedangkan pengumpulan tugas dilakukan pada saat kegiatan Pick Up and Delivery.

Selain mengerjakan worksheet, untuk mengisi waktu luang anak-anak diberikan project. Project adalah tugas yang berbasis kegiatan untuk menghasilkan suatu produk dalam kegiatan pembelajaran. Produk yg dimaksud adalah hasil project yang berupa barang atau jasa dalam bentuk desain, karya seni, karya tulis dan teknologi.
Melalui kegiatan project ini anak2 berlatih merencanakan, melaksanakan, dan menampilkan atau melampirkan hasil kegiatan.
Dapat diambil contoh project yang diberikan oleh guru kepada anak2 meliputi pembuatan maket, prakarya dari bahan daur ulang, membuat resep masakan atau minuman, membuat film pendek, presentasi dan masih banyak lagi.

Pada Bulan Ramadhan siswa yang beragama Islam mendapat jurnal Ramadhan sebagai ganti checklist harian. Jurnal Ramadhan meliputi tugas keagamaan anak-anak, panduan doa dan ibadah anak-anak selama Ramadhan. Sekolah juga memberikan tausiah kepada warga sekolah melalui channel Youtube Sekolah Alam Pacitan dan melalui grup Whatsapp wali murid, sehingga siswa ataupun guru dan karyawan yang tidak bisa beribadah di masjid tetap bisa mendengarkan kajian.

Banyak sekali perubahan yang harus dilakukan sekolah. Meskipun masih banyak kekurangan kami akan terus memperbaiki sistem pembelajaran di rumah, mengingat saat ini masih belum pasti akan sampai kapan anak-anak belajar di rumah. Kami berterimakasih kepada seluruh orang tua wali murid atas kerjasamanya selama ini. Kami berharap bahwa sinergi dan komunikasi antara sekolah dengan wali murid tetap terjaga sehingga proses belajar anak-anak di rumah dapat berjalan sebagai mana mestinya.