EDUKASI KESEHATAN “HAND HYGIENE AND SPIRIT MOTIVATION”

Kebiasaan hidup sehat harus ditanamkan sejak dini mulai dari lingkungan tempat tinggal, sekolah maupun lingkungan masyarakat, salah satu kebiasan yang perlu diterapkan yaitu pelaksanaan hand hygiene. Mencuci tangan adalah metode yang penting, mudah, dan terjangkau untuk mencegah infeksi penyakit. Anak di sekolah dasar adalah kelompok yang rentan pada penyakit ini. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Pacitan perdana melaksanakan edukasi kesehatan pada anak usia dasar khususnya di SD Alam Pacitan ini mengenai pentingnya menjaga kebersihan, seperti cuci tangan dan memotong kuku seminggu sekali, dr. Didik selaku ketua kegiatan edukasi kesehatan, dr. Minatul Aini juga memberikan pengetahuan kepada peserta didik SD Alam Pacitan mengenai langkah mencuci tangan berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ketua IDI dr. Aza Nur Fathoni berpesan sehabis bepergian wajib untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir.

Kenapa cuci tangan harus pakai sabun ?

Tangan melakukan banyak hal seperti memegang hewan peliharaan, membersihkan kotoran, menyiapkan makanan, memberi makan anak, menyusui bayi dan lain-lain jika tidak dicuci maka dapat memindahkan kuman penyakit. Kulit tangan kita selalu lembab karena secara alami mengandung lemak. Oleh karena itu kuman/kotoran mudah menempel di tangan kita dan akan berpindah ke benda/makanan yang kita pegang. Kuman-kuman penyakit senang berada di tempat yang kotor.

Cuci tangan harus pakai sabun dengan air mengalir, karena dengan memakai sabun dapat membersihkan tangan dari kotoran yang mengandung kuman penyakit. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dapat mencegah Penyakit diare, infeksi saluran pernafasan atas hingga lebih dari 50%, menurunkan 50% insiden avian influensa, hepatitis A, kecacingan, penyakit kulit dan mata.

5 waktu penting CTPS :

  1. Sebelum makan
  2. Setelah BAB
  3. Sebelum menjamah makanan
  4. Sebelum menyusui
  5. Setelah beraktifitas

6 langkah cuci tangan yang benar yaitu :

  1. Basahi tangan, gosok sabun pada telapak tangan kemudian uspa dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar
  2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
  3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih
  4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci
  5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
  6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

Ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan siswa untuk dr. Edukasi kesehatan. Salah satu pertanyaan dari siswa yang bernama Noya siswa kelas 6

Noya : dr. Saya mau nanya sabun itu kalau tidak salah mengandung SLS dan bahan-bahan lainnya, apakah kandungan tersebut mengangkat lemak-lemak baik yang ada pada kulit? Ini mitos atau fakta dok?

Dr :    mitos, karena lemak-lemak berada di bawah kulit dan sabun tidak mencapai disitu.

Setelah sesi tanya jawab bersama dr. Edukasi kesehatan selesai ada doorprisenya juga lo…..banyak sekali peserta didik yang berani menjawab pertanyaan dari dr. tentang pertanyaan seputaran edukasi kesehatan sehingga banyak peserta didik yang mendapatkan doorprise itu. Setelah kegiatan tanya jawab selesai, ada spirit motivation dari Kak Dahayu putri dr. Didik selaku pemimpin kegiatan edukasi kesehatan juga merupakan alumni siswi SD Alam Pacitan pada tahun 2014-2015, banyak pengalaman dan cerita motivasi yang diberikan kak Dahayu kepada adek-adek kelasnya, sebelum kak Dahayu melanjutkan belajarnya di Jerman, Kak Dahayu memberikan pesan kepada adek-adek untuk selalu semangat menjalankan kegiatan pembiasaan pagi yang dilakukan peserta didik di SD Alam Pacitan  sebelum pembelajaran dimulai. Dari pembiasaan baik inilah akan tertanam jiwa terbiasa melakukan hal baik tanpa di suruh orang lain.

“Nikmati proses sekeras atau seindah apapun, karena semua itu ada waktunya sendiri”