Memanfaatkan Lahan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian utama bagi Sekolah Alam Pacitan. Semenjak mulai mewabahnya virus corona, kami mulai berpikir untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Sekolah kami memiliki dua gedung sekolah yang masing-masing memiliki lahan untuk berkebun. Kami memanfaatkan seluruh lahan perkebunan yang kami miliki untuk menanam sayur.
Salah satunya dengan menanam sayuran di lahan yang dimiliki sekolah. Sayuran yang ditanam diantaranya bayam, sawi, kenikir, kangkung dan kacang panjang. Kami juga telah membudidayakan jamur tiram sejak beberapa bulan lalu. Guru dan karyawan secara bergantian merawat tanaman sayur dan jamur sesuai dengan jadwal piket.
Ada beberapa pertimbangan kami memilih tanaman jenis kangkung, sawi dan kacang panjang yaitu bahwa tanaman-tanaman sayur tersebut memiliki waktu panen yang pendek. Jadi nantinya untuk pencapaian waktu panen lebih cepat. Selain itu kenikir juga termasuk tanaman syaur yang mudah perawatannya.
Namun dalam prosesnya kami mengalami banyak kendala. Seperti saat mulai menanam kangkung, kangkung yang baru tumbuh selalu habis dimakan ayam yang ada di sekitar sekolah. Akhirnya kami memasang jaring di setiap lorong masuk sehingga ayam tidak lagi bisa masuk ke area kebun. Tidak hanya ayam, sawi yang sudah mulai tumbuh dimakan belalang dan bekicot. Meskipun banyak kendala kami berupaya untuk melanjutkan program ini.
Tidak sia-sia usaha kami berulang kali menanam sayuran dan merawatnya. Sampai saat ini kami sudah panen kangkung satu kali dan kenikir satu kali. Proses pemasaran kami lakukan secara online, kemudian kami antarkan kepada pembeli.
Kami berharap dengan adanya pemanfaatan lahan sebagai kebun sayur Sekolah Alam Pacitan dapat membantu warga sekolah, termasuk orang tua wali kurid serta masyarakat sekitar sekolah untuk tetap dapat mendapatkan sayuran dengan harga terjangkau. Kami juga berharap bahwa kegiatan berkebun yang kami. Lakukan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk gemar menanam, karena dengan memiliki tanaman sayuran sendiri di rumah tentu dapat mengurangi intensitas kita keluar rumah untuk berbelanja.
Kegiatan menanam sayuran ini juga diterapkan oleh guru karyawan di masing-masing rumah. Sekolah juga membagikan benih sayur kepada seluruh siswa sehingga anak-anak dapat menanam di rumah. Dengan demikian anak-anak tetap melakukan kebiasaan merawat tanaman, khususnya sayuran seperti halnya saat mereka belajar di sekolah.

Apakah kalian juga tertarik untuk menanam? Ayo menanam sayuran-sayuran!