Persiapan Sister School

Sekolah Alam Pacitan tak lama lagi akan melakukan kegiatan Sister School ke beberapa Negara di Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand pada tanggal 26 Februari – 3 Maret 2019. Dalam kesempatan ini Sekolah Alam Pacitan dengan 26 siswa dan 3 orang guru akan memiliki partner yaitu sekolah saudara (Sister School) di sekolah-sekolah yang akan mereka kunjungi. Sister School ini bertujuan untuk dapat saling memahami dengan baik sekolah yang bermitra sekaligus dapat saling bertukar informasi mengenai profil dan budaya yang dibangun di sekolah masing-masing. Tim rombongan Sekolah Alam Pacitan akan berangkat malam ini ( 25/02/2019) pukul 24.00 menuju bandara udara internasional Adi Sucipto, Yogyakarta dan akan menuju Changi International Airport, Singapura.

Selain hal tersebut mereka pun juga melakukan kerjasama dalam meningkatkan mutu sekolah, guru, maupun siswa. Selain itu mereka juga akan melakukan pertukaran budaya dan saling berbagi ilmu dalam bidang pendidikan. Siswa yang berkunjung diberi kesempatan untuk memahami kebiasaan belajar, semangat dan pola masyarakat setempat.

Sister School merupakan salah satu program Sekolah Alam Pacitan. Sister School adalah kegiatan belajar multitema yang menuntut kesiapan fisik, mental, pikiran dan materi. Kegiatan ini bukanlah jalan-jalan dan senang-senang belaka tetapi seluruh anak-anak dituntut untuk fokus, selalu siap dan bersikap terbuka terhadap segala hal-hal baru yang mereka jumpai. Mulai dari kegiatan pemberangkatan sampai pulang, mulai dari cara check in di airport, di saat pesawat transit di sebuah bandara, dan saat memasuki negara lain yang harus berhubungan dengan imigrasi. Semua adalah pengalaman belajar yang sangat baru. Apalagi ketika menginjakkan kaki di negara lain, melihat kebiasaan masyarakat, mengamati peraturan-peraturan setempat serta di saat belajar di sekolah yang akan di kunjungi. Semua pertanyaan akan mengalir dari setiap anak. Mengapa, bagaimana, siapa dan mungkin akan berkata dalam hati… kok bisa ya disini seperti ini?? Semua itu adalah modal awal sebuah perjalanan di era globalisasi dan era keterbukaan saat ini untuk menghadapi masa depan anak-anak yang akan jauh lebih modern.

Program ini merupakan kerjasama yang dilakukan oleh Sekolah Alam Pacitan dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Sekolah Alam Pacitan telah memiliki beberapa Sister School dan akan menambah kerjasama baru lagi tahun ini. Sister School merupakan program yang bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang sistem pembelajaran yang ada di luar negeri. Melalui program kunjungan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali anak-anak diajak untuk lebih memahami bahwa mereka merupakan bagian dari masyarakat global yang saling terhubung, sehingga dapat meningkatkan kesadaran tentang perbedaan baik secara bahasa, budaya serta sistem yang berlaku di negara masing-masing.

Menjelang pelaksanaan kunjungan Sister School di Singapura, Malaysia dan Thailand yang akan dlaksanakan pada tanggal 26 Februari sampai 2 Maret 2019, siswa kelas 5 dan kelas 6 yang menjadi peserta telah melakukan berbagai persiapan. Hal ini dikarenakan banyaknya agenda yang akan dilakukan ketika kunjungan. Mereka tidak hanya akan mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah yang dikunjungi, namun mereka juga akan melakukan pementasan kesenian. Sehingga berbagai latihan telah disiapan untuk menunjang penampilan mereka nanti.

Salah satu pertunjukan yang disiapkan adalah memainkan alat musik angklung. Para peserta kunjungan Sister School hanya memiliki waktu beberapa bulan untuk mempersiapkan pementasan ini. Meskipun sebelumnya mereka belum bisa memainkan angklung, mereka sangat antusias dan bersemangat dalam berlatih. Sekolah menyediakan jadwal khusus bagi anak-anak untuk berlatih. Perlu kesabaran dan konsentrasi tinggi untuk menciptakan harmonisasi dan kekompakan dalam bermain angklung.

Selain berlatih memainkan angklung, peserta program kunjungan Sister School juga berlatih tarian tradisional dan beryanyi lagu daerah. Padatnya kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta kunjungan Sister School membuat anak-anak harus merelakan waktu luang mereka untuk berlatih.

Tidak hanya berlatih pementasan kesenian, anak-anak juga mempersiapkan diri dalam hal kesiapan perjalanan. Karena banyak diantara mereka yang baru pertama kali akan melakukan perjalanan ke luar negeri, sehingga banyak hal yang mereka pelajari sebelum berangkat. Misalnya persiapan mengemas barang mereka masing-masing. Sekolah memberikan pelatihan kepada anak-anak agar mengemas pakaian dan barang yang akan dibawa seminimalis mungkin. Kemudian jumlah dan beban telah ditentukan sebelumnya, hal ini untuk mengantisipasi kelebihan beban.

Luar biasa perjuangan anak-anak dalam mempersiapkan diri menjelang keberangkatan sekaligus berusaha untuk memberikan penampilan terbaik mereka dalam pementasan nanti. Harapan kami semoga pelaksanakan kunjungan Sister School kali ini berjalan dengan lancar dan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak.

This trip is not just about trip, but this trip will reshape our future.

(ridha-maya-almadina)

 

 

 

 

Comments

Comments are closed.